Jumat, 31 Agustus 2012

Tertib Administrasi Kependudukan


Apakah Anda cukup tertib melaksanakan kewajiban bernegara Anda dalam bidang administrasi kependudukan? Selalu membawa KTP atau kartu identitas kewarganegaraan yang masih aktif alias berlaku? Atau saat ini Anda sedang mengurus KTP elektronik yang berlaku seumur hidup itu? Atau kalau seperti saya, Anda agak lalai memperhatikan kewajiban yang satu ini dalam rangka hidup bernegara, mari lihat pengalam
an orang ini pada ribuan tahun lalu...!

Yusuf adalah contoh seorang warga negara yang baik dan taat kepada pemerintahnya. Dia rela berjalan jauh dari sebuah tempat perantauannya menuju ke kampung halamannya untuk keperluan sensus penduduk.

Dia mungkin paham apa arti dan pentingnya hidup dalam suasana tertib administrasi kependudukan, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi pemerintah dan negaranya. Andaikan teknologi informasi pada jaman itu sudah secanggih seperti sekarang ini, maka perjalanan jauh yang melelahkan itu tidak perlu ditempuhnya. Dia cukup daftarkan diri di tempat perantauan itu, tuliskan daerah asal atau kampung kelahiran, mmaka selesailah urusannya! Apalagi "istrinya" sedang hamil tua dan sudah dekat waktunya untuk melahirkan.

Bisa dibayangkan, nasionalisme dan patriotisme seperti apa yang mengalir di dalam tubuh Yusuf itu.

Pada klimaks cerita, pengorbanan Yusuf dan istrinya itu dicatat dengan tinta emas dalam sejarah peradaban manusia, karena pada moment sensus penduduk itu, "putra sulung" mereka, yang kelak ketika menjadi dewasa, menggemparkan dunia, lahir!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar